"Maafin aku ca"
Malam itu, pukul 23.55. Aku tak bisa tidur. Aku terlalu bersemangat untuk menonton pertandingan sepak bola malam ini. Padahal malam sudah larut sekali. Aku terus berteriak karena tim sepak bola pilihanku meraih skor 3-1. Kemudian ada sesuatu yang bergetar.... Sesuatu yang tak asing bagiku...Oh dialah handphoneku.
1 message unreview
langsung kubuka smsnya. Dan yang terlihat adalah tulisan-capslock-yang-kayaknya-udah-jebol-dan-males-diganti-karena-udah-rusak.
HAPPY BIRTDAY YA FINO! WISH YOU ALL THE BEST! TRAKTIR YAAAA. OIYA PULANGNYA JANGAN DULU PULANG YA AKU PUNYA HADIAH=)))
apasih....
ketika kulihat siapa pengirimnya, dialah...... dialah..... nita. uh,aku kira itu risya. langsung kubalas dengan malasnya.
makasih ya nit. oke hehe.
message sent success
mau apasih anak ini? aku kan ada latihan basket. dengan malasnya ku matikan handphone dan tertidur.
Keesokan harinya...
Aku terbangun. Bergegas mandi dan pergi ke sekolah mengunakan motor. Seperti biasa, aku mencari sosok risya. Tetapi yang aku dapatkan malah nita. Aku malas sekal bertemu dengannya. Ketika aku mau pergi.. Seseorang memanggilku
"Fin!!!"
Aku menoleh, yah nita lagi.
"mau kemana?" ucapnya kepo
"basket" singkat kan
"oh, jangan lupa nanti pulangnya aku ada sesuatu buat kamu"
"oke" aku pergi meninggalkan nita.
Aku melamun.
Hari ini genap usiaku 18 tahun. Dan hari ini juga, hubunganku dan risya sudah 11 bulan. Entah mengapa, hari ini aku malas sekali. Aku kesal dengan risya. Mengapa dia tidak ada disaat hari spesialku? Mengapa dia tak ada disaat aku membutuhkan dia? Mengapa dia tak ada disaat aku lelah dengan semuanya. Mengapa malah ada
nita disampingku sekarang? Aku butuh kamu ca. Kemana kamu sekarang? Aku benci kamu ca. Dan seseorang membuyarkan lamunanku..
"fin? ko bengong?"
"eh engga nit cuman kepikiran risya aja" ucapku
"ngapain dipikirin? emang kamu ga
bosen ya mikirin dia terus"
"ya enggalah" kalau mikirin lo, itu namanya bosen. batinku
"mending anterin aku ke toko buku yu?" nita menarik lenganku, ngeselin banget nih orang
"tapi risya..."
"udah deh ayoo" belum sempat aku melanjutkan kata-kata ku, nita sudah menarik tanganku
Di toko buku
"nit kamu gatau apa, aku kan anti banget sama buku. ko kamu ngajak aku kesini sih?"
"loh aku kan minta anter doang, ko kamu protes sih?"
"yaudah, kamu minta anter doang kan? aku mau basket aku mau ke sekolah lagi bye"
"fin, ko gitu sih?" tak ku dengarkan omongan nita.
Dan motorku pun melaju ke sekolah
Aku segera ganti baju dan memulai latihan. Hari ini aku emosi sekali. Entah kemana risya pergi. Dan nita yang menyebalkan.
"anak-anak bapak akhiri sampai disini latihannya, semoga di pertandingan nanti kita bisa membanggakan sekolah kita tercinta" sang pelatih mengakhiri latihannya
"amin" serempak kami semua mengaminkan perkataan pelatih kami.
Aku menyeka keringatku, kemudian terdengar bunyi
drtttt. menandakan ada satu sms, dan isinya dari risya
"fin masih basket kan? tunggu bentar ya aku mau kesana"
ah aku malas mambalasnya. birkan saja, biar risya tau rasa. dan terdengar seseorang menyanyikan sebuah lagu
"happy birthday to you, happy birthday to you, happy birthday happy birthday, happy birtday finooo"
"risya?"ucapku kaget dan senang
"heh bro, lo buta apa? dia tuh nita bukan risya" ucap salah satu temanku
"tiup lilinya fin" ucap nita sambil tersenyum, ku tiup lilinya dengan malas
"yeeeeeee" ucap nita girang, dasar gila.
"fin kayaknya aku pulang deh" ucap rizal temanku
"kayaknya gue juga deh" ucap semuanya
"bro, kalian tega banget sih sama gue"
"itu sih urusan lo fin, bye seneng seneng ya sama
pengganti risya"
"gila lo! risya dihati gue buat selamanya tau.
gaada yang bisa gantiin posisi dia"
"yayaya terserah lo deh" mereka pergi
sejenak aku terdiam, memperhatikan gor yang kosong. hanya ada aku dan nita disitu. ketika aku menatap nita, nita mengoleskan krim kue ke pipiku. refleks aku mengejarnya. hingga muka ku dan nita penuh dengan krim kue yang lengket.
"nit ngapain sih gaada kerjaan banget deh" ucapku
"hahaha tapi lo seneng kan? mana risya? mana dia disaat lo ulang tahun? mana dia disaat lo sedih? yang ada gue fin bukan risya" ucap nita sambil tertawa
"tapi gue sayang sama dia,
dan lo gabisa gantiin tempat dia nit!"
"apa salahnya gue coba fin? gue bisa bikin lo
bahagia lebih dari risya!"
"berenti lo!"
"oke"
"well, thanks kejutannya. hahaha" ucapku tertawa
"urwell fin hahaha"
"ini balesannya!" ku oleskan krim kue dengan tebalnya sambil berlari
"fin lo tuh ngeselin banget sih" nita mengejarku
tanpa kusadari.. seseorang masuk kedalam gor dengan keadaan basah kuyup
"eh ca..." ucapku berenti berlari,begitu juga nita
"ca..."nita ikut berbicara juga
"kalian jahat sama risya! risya gamau kenal sama kalian lagi!" ucap risya sambil berkaca-kaca
"AAAAAARRRRGGGGHHHH. INI SEMUA SALAH LO NIT!" ucapku berteriak
"fin!"
aku berlari mencari risya, dan kudapati dia berhenti tepat dimana dulu aku menembaknya. sangat pas. hanya bedanya kali ini dia menangis bukan tertawa.
tuhan, aku bingung harus bagaimana. apakah risya membenciku? ataukah dia akan mengakhiri hubunganku dengannya? tuhan, aku masih sangat sayang padanya. maafin aku ca, maafin aku.
to be continued...
untuk part 7, ceritanya tentang risya ko :D part ini spesial aja karena fino ulang taun :D