Selamat malam.
Aku tak mau meneteskan air mataku (lagi) untuk kamu. Aku tak mau meratapi kamu yang tak pernah bisa untuk tinggal disini bersamaku. Aku tak mau terus membohongi perasaanku sendiri. Aku tak mau lagi bersedih dengan hal yang sama. Aku tak mau lagi merasa sesak ketika kudengar namamu disebut. Aku tak mau lagi mencintai,menyayangi,mengasihi orang yang hanya bisa membuat goresan di hatiku.
Aku tak mau.
Dulu, kau adalah sebab dari tawaku. Sebab mengapa aku selalu bersemangat untuk bersekolah. Dulu, kau adalah matahari disetiap pagiku. Senja disetiap soreku. Bintang disetiap malamku. Kenyamananku saat gemericik hujan membasahi permukaan tanah. Bahkan, kau sweater-ku saat angin menerpa wajahku.
Tapi, semua itu dulu.
Sekarang, senyummu bukan lagi untukku. Tawamu, takkan lagi tercipta bersamaku. Tangismu, bukan karena aku. Sapaan selamat pagi juga malam-mu bahkan bukan untuk aku. Hingga motormu, takkan lagi memboncengku. Takkan pernah ada lagi suara lembut saat pagi hari diujung telepon sana. Takkan ada lagi kamu yang selalu mengingatkanku untuk makan.
Takkan ada lagi.
Kini, kata kita menjadi kata kalian. Kini, dia-lah yang memiliki hak untuk hidupmu. Kini, dia-lah yang akan selalu ada untuk kamu. Kini, dia-lah yang akan selalu mendoakanmu. Kini, dialah yang akan mengisi kekosongan hidupmu. Mengisi lembaran baru dibuku hidupmu.
Selamat, sayang. Kamu berhasil membuktikan kepadaku, bahwa kamu hebat. Kamu bisa melupakan aku dengan sekejap. Kamu bisa menggantikan aku, di hatimu. Mengusir aku dari tempat yang seharusnya ditempati dia. Maffkan, aku telah membuat kekacauan di hatimu. Maafkan aku.
Berbahagialah dengan dia, sayang. Buatlah dia bahagia. Lebih bahagia dari apa yang aku rasakan. Buatlah dia menjadi satu-satunya untuk kamu. Cintailah dia untuk membuatmu bahagia. Jangan mengulangi kesalahan yang sama seperti waktu itu. Aku mencintaimu, dulu.
Long&Last batman&catwoman. I'll find my ken. AHAHAHAH-_-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar